Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang Gelar Workshop “Konsep dan Perawatan Luka dengan Pendekatan Moist pada Pasien Diabetes Melitus”
Pangkal Pinang – Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan melalui kegiatan Workshop “Konsep dan Perawatan Luka dengan Pendekatan Moist pada Pasien Diabetes Melitus” yang digelar 29 - 30 Oktober 2025 di Aula Kampus Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang.
Kegiatan ini diikuti oleh Mahasiswa , Dosen, dan Pegawai Jurusan Keperawatan Poltekkes kemenkes Pangkalpinang dengan sangat antusias. Workshop ini menghadirkan Tiga Orang narasumber berpengalaman di bidang wound care management diantaranya Ns. Indrio Dapit Pratama Putra, S.Kep., WOC(ET)N , Ns. Faraniara, S.Kep., M.Kep., Sp.KepMB., CWCCA , Ns. Dwi Heni Restuwati, S.Kep, WOC(ET)N. Para Narasumber memberikan pemahaman mendalam tentang konsep modern dalam perawatan luka, khususnya pada pasien dengan Diabetes Melitus.
Ketua Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang, (Erni Chaerani, S.Pd, MKM), dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sejalan dengan visi keilmuan jurusan yaitu “Mengembangkan keilmuan keperawatan yang mengintegrasikan intervensi terkini berbasis bukti dan teknologi perawatan mutakhir dalam menangani asuhan keperawatan ibu, bayi, anak, dan pasien berisiko masalah kesehatan Diabetes Melitus “. Kami berharap workshop ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga membentuk keterampilan praktis mahasiswa dan tenaga keperawatan dalam memberikan asuhan luka modern yang aman dan efektif,,” ujar beliau.
Plt.Direktur Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang, (Novidiyanto, S.TP.,MPH), dalam kesempatan yang sama beliau memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa peningkatan kapasitas SDM kesehatan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan pelayanan keperawatan modern. “Workshop ini adalah langkah nyata dalam menyiapkan perawat profesional yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan ilmu dan teknologi kesehatan,” tuturnya.

Melalui kegiatan workshop ini, peserta diharapkan dapat menerapkan konsep moist wound healing secara tepat dalam praktik klinik, sekaligus memperkuat sinergi antara pendidikan dan pelayanan kesehatan. Jurusan Keperawatan berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan ilmiah dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan kemajuan dunia keperawatan.Dengan semangat profesionalisme dan dedikasi terhadap mutu pendidikan, workshop ini menjadi langkah konkret menuju pencapaian visi dan misi jurusan keperawatan.