https://sisfo.feb.upb.ac.id/admin/login toto macau

Pendampingan Pembuatan Roti Tawar dan Roti Kukus Berbasis Ubi Jalar - Pengabdian Masyarakat Prodi DIII Gizi

Posted By admin | 02 Dec 2025

Politeknik Kesehatan Kemenkes Pangkalpinang, Prodi DIII Gizi melalui Tim Pengabdian kepada Masyarakat melaksanakan kegiatan Pendampingan Pembuatan Roti Tawar dan Roti Kukus Berbasis Ubi Jalar pada Jumat, 3 Oktober 2025, bertempat di Posyandu Bergema I, Desa Petaling Banjar, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait pemanfaatan pangan lokal sebagai alternatif makanan selingan yang lebih bergizi dan bernilai ekonomis. Kegiatan pendampingan yang diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari ibu balita dan kader posyandu ini diketuai oleh Eri Virmando, S.Gz., M.Gz., bersama tim dosen dan mahasiswa. Melalui metode edukasi, demonstrasi, dan praktik langsung, peserta diberikan pengetahuan mengenai manfaat gizi ubi jalar serta teknik pengolahan menjadi roti tawar dan roti kukus menggunakan dua varietas ubi jalar, yaitu ungu dan orange. Media edukasi berupa flyer resep turut diberikan agar peserta dapat mempraktikkan kembali pembuatan produk di rumah.

Selama proses kegiatan, peserta aktif bertanya dan mencoba setiap tahapan pengolahan, mulai dari persiapan bahan, pencampuran adonan, proofing, hingga teknik pemanggangan dan pengukusan. Pada akhir sesi, dilakukan uji kesukaan untuk menilai warna, tekstur, aroma, dan cita rasa produk roti tawar ubi jalar. Hasil penilaian menunjukkan bahwa produk mendapatkan respons positif dan disukai oleh mayoritas peserta, sehingga berpotensi untuk dikembangkan sebagai makanan selingan sehat maupun peluang usaha rumah tangga. Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang berharap masyarakat dapat semakin memanfaatkan komoditas ubi jalar sebagai pangan lokal bernilai gizi tinggi. Selain itu, kegiatan pendampingan ini diharapkan membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga melalui inovasi produk pangan berbasis potensi desa yang mudah diterapkan dan berkelanjutan.