PERINGATI HARI SEJUTA POHON, POLTEKKES KEMENKES PANGKALPINANG TANAM MANGROVE
Pohon adalah salah satu organisme ciptaan Tuhan yang sangat memberi banyak manfaat kepada seluruh makhluk. Kita bisa mendapatkan apapun kebutuhan kita dari pohon, seperti dijadikan sebagai sumber pangan,sandang, papan, dan yang paling utama adalah pohon merupakan sumber pemberi kehidupan bagi setiap makhluk yang bernyawa ,seperti yang kita ketahui bahwa pohon yang menghasilkan oksigen yang sangat diperlukan oleh makhluk hidup untuk mempertahankan kehidupannya,tanpa oksigen tidak aka n ada kehidupan di Bumi. Mengingat berjuta manfaat yang telah pohon berikan kepada kita, maka orang-orang sedunia sepakat untuk satu hari setiap tahunnya dijadikan sebagai hari peringatan internasional yaitu Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia.
Pada Peringatan Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia, Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang juga tidak ketinggalan moment dalam peringatan tersebut. Tepatnya Pada hari Sabtu 18 Januari 2020 pukul 14.00 WIB. Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang menggelar penanaman pohon Mangrove sebagai bentuk Peringatan Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia, yang dimana kegiatan tersebut berlokasi di TN Desa Rebo,Lintas Timur,Sungailiat ,Kabupaten Bangka. Kegiatan ini melibatkan beberapa orang mahasiswa dan para warga Desa Rebo. Ada sekitar 500 batang pohon mangrove yang ditanam di lokasi, yang dimana 500 batang pohon mangrove tersebut diperoleh dari Wisata Mangrove Munjang ,Kurau Barat. Penanaman dilakukan oleh BEM(Badan Eksekutif Mahasiswa) dan UKM(Unit Kegiatan Mahasiswa) yang dibantu oleh warga desa setempat. Beberapa mahasiswa perwakilan dari
BEM(Badan Eksekutif Mahasiswa) , HMP (Himpunan Mahasiswa Prodi) Dari Prodi Keperawat dan Farmasi, Serta UKM(Unit Kegiatan Mahasiswa) dari UKM LDK Asy-Syifa, UKM Volly, UKM Paduan Suara ,dan UKM Futsal Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang yang menjadi Relawan.
Ada sekitar 33 orang Relawan yang turut andil dalam penanaman pohon mangrove. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wadir 3 ibu Ade Devriany,SKM.,M.Kes dan Kaur Kemahasiswaa n Poltekkes Pangkal Pinang ibu Maya,Am.Keb yang dimana keduanya ikut serta menjadi relawan Gerakan Sejuta Pohon. Tidak hanya penanaman pohon mangrove,para Relawan juga melakukan kegiatan bakti sosial membersihkan sampah –sampah di sekitaran lokasi penanaman guna menjaga kebersihan dan ekosistem pada lokasi tetap terjaga dengan baik . Kemudian, seusai penanaman mangrove para Relawan menuju pantai Takari yang tempatnya tidak jauh dari lokasi penanaman. Kegiatan ditutup dengan makan bersama,istirahat,bersantai sambil bercengkrama para relawan sambil menikmati suasana pantai.
“Sebenarnya Kegiatan ini merupakan Program kerja tahunan dari BEM(Badan Eksekutif Mahasiswa) Poltekkes Pangkal Pinang dan FORKOMPI(Forum Komunikasi Poltekkes Se Indonesia) tapi memang setiap tahun bentuk kegiatan dan lokasi pelaksanaannya berbeda, dan di tahun ini kita mengusung tema” Si Hijau Pemberi Kehidupan” dengan penanaman pohon mangrove” Ujar Ranti Arifah sebagai Ketua Pelaksana Kegiatan. Pernyataan dari ketua pelaksana kegiatan telah menyebutkan bahwa setiap tahunnya mereka selalu memperingati Hari Gerakan Sejuta Pohon yang dari dulu telah menjadi program kerja tahunan BEM(Badan Eksekutif Mahasiswa ) Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang yang harus dilaksanakan.
Kepala Desa Rebo yang diwakili oleh Sudiryanto dan juga selaku Kepala Dusun Tanjung Ratu mengatakan ,”dengan adanya kegiatan ini bisa memicu anak-anak muda lainnya untuk peduli dengan lingkungan terutama didaerah pesisir seperti ini.” Ucapnya Bangga.
Tujuan kegiatan yang mereka lakukan ini adalah bentuk kecintaan mereka terhadap Alam. Dan dapat disimpulkan bahwa mereka menaruh harapan agar masih ada, masih banyak lagi para generasi muda yang sadar akan lingkungan, yang cinta terhadap alam sekitar ,dan selalu menjaga kelestarian ekosistem yang ada di daur kehidupan, yang mana pada akhirnya akan memberikan manfaat itu sendiri pada kehidupan kita kedepannya. Lihat bagaimana langkah kecil dengan satu pohon yang kita tanam akan memberikan berjuta manfaat. Ini adalah hari pohon,mari kita rawat hutan kita dan jaga ekosistem laut agar dunia tetap layak untuk ditempati.