Sosialisasi dan Implementasi Sistem Informasi Manajemen Laboratorium (SIMLAB) untuk Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP)
Pangkal Pinang, 20 Februari 2026 – Dalam rangka memperkuat tata kelola laboratorium berbasis teknologi informasi, Poltekkes Kemenkes Pangkal Pinang melalui Unit Teknologi Informasi melaksanakan rangkaian kegiatan pengembangan dan penerapan Sistem Informasi Manajemen Laboratorium (SIMLAB) bagi Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP).
Tahap awal kegiatan diawali dengan uji coba sistem pada 7 Januari 2026. Pada tahap ini, SIMLAB diuji secara terbatas untuk memastikan kesiapan fitur, kestabilan sistem, serta kesesuaian alur kerja dengan kebutuhan operasional laboratorium. Uji coba dilakukan melalui simulasi langsung penggunaan sistem, meliputi penginputan data inventaris alat dan bahan, pencatatan kondisi dan pemeliharaan peralatan, pengelolaan peminjaman, serta penjadwalan kegiatan praktikum. Hasil uji coba tersebut menjadi dasar dalam melakukan penyempurnaan dan penyesuaian sistem. Berbagai masukan dari pengguna diakomodasi guna meningkatkan kemudahan penggunaan (user-friendly), ketepatan alur proses, serta keakuratan data yang dihasilkan. Selanjutnya, kegiatan sosialisasi SIMLAB dilaksanakan pada 20 Februari 2026 dan diikuti oleh seluruh Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP). Pada kegiatan ini, peserta memperoleh pemaparan komprehensif mengenai latar belakang pengembangan sistem, manfaat implementasi, struktur menu dan fitur, serta mekanisme operasional yang akan diterapkan dalam pengelolaan laboratorium.

SIMLAB dirancang sebagai sistem terintegrasi untuk mendukung administrasi dan operasional laboratorium secara lebih tertib dan terdokumentasi. Fitur yang tersedia mencakup pengelolaan inventaris, sistem peminjaman alat dan bahan, pengaturan jadwal penggunaan laboratorium, hingga penyusunan laporan kegiatan secara digital. Dengan sistem ini, proses pencatatan yang sebelumnya dilakukan secara manual atau terpisah dapat dihimpun dalam satu platform yang terstruktur. Melalui rangkaian uji coba dan sosialisasi ini, Poltekkes Kemenkes Pangkalpinang menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi digital di bidang pengelolaan sarana prasarana pembelajaran. Implementasi SIMLAB diharapkan mampu meningkatkan efisiensi kerja, memperkuat akuntabilitas, serta menyediakan data yang lebih akurat untuk mendukung pengambilan keputusan dan perencanaan kebutuhan laboratorium di masa mendatang.